SOP Penataan Produk Bab IV

SOP Penataan Produk

SOP penataan produk adalah langkah-langkah yang harus ditempuh pada penataan produk yang dijadikan acuan ( standar ) dalam penataan untuk menarik perhatian konsumen untuk sebuah keputusan penbelian

SOP Penataan Produk dari suatu perusahaan

ketentuan yang harus ada atau harus dimuat dalam label adalah:

  • tanggal receiving
  • kode barang
  • kode supplier
  • barcode
  • harga jual / tidak selalu ada
  • memeriksa kesesuaian antara merk tipe ukuran

Ketentuan-ketentuan yang harus diperhatikan pada label harga antara lain.

  • price card tidak rusak
  • price card sesuai dengan produk dan diktakan sesuai antara produk dan fisik barang.
  • semua soduk yang dipajang memiliki label harga
  • label harga rapi dan ditengah
  • struktur adress card
  • nama barang
  • ukuran barang
  • kode barang
  • harga barang
  • scaning barang

Tujuan adress card

Membantu customer untuk mengetahui informasi tentang barang. Manfaat Address antara lain:

  • meningkatkan image, pelayanan yang baik
  • mempermudah customer dalam hal informasi barang
  • meningkatkan penjualan .
  • mempermudah pramuniaga dalam mengecek barang.

TATA LETAK RAK DISPLAY

Pengertian dasar lay out adalah suatu situasi sirkulasi/arus pengunjung yang memberikan kemungkinan maksimal bagi pelanggan untuk dapat melihat keseluruhan barang dagangan yang bermacam-macam, dalam sekali pandang.

Tujuan lay out Lay out bertujuan untuk membantu konsumen dalam berbelanja terhadap barang yang dikehendaki

Fungsi lay out Lay out berfungsi sebagai pengalokasian tempat perbelanjaan dan pengelompokan produk sesuai dengan kategorinya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam Lay out antara lain :

  • Memperhatikan produk sesuai dengan kategorinya.
  • Pembagian area penjualan berdasarkan pengelompokan produk.
  • Penempatan posisi kassa berada di pintu keluar.
  • Tata letak yang satu dengan yang lain dibatasi dengan lorong minimal 120 cm
  • Tata letak rak diatur dan dirancang sedemikian rupa sehingga tidak terlihat ada area yang kosong.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Lay Out:

  • Ukuran dan bentuk ruangan.
  • Lokasi pintu masuk, tangga, koridor, tiang dan lain-lain.
  • Jenis dan jumlah barang dagangan.
  • Jenis operasi toko yang dilaksanakan misalnya self service.
  • Ciri-ciri dan kebiasaan membeli dari pelanggan.
  • Sifat dan jumlah fixtures, counter/Island display.

Pengaturan barang dagangan yang serasi atau harmonis, akan menimbulkan suasana nyaman kepada lingkungan para pegawai toko dan para pembeli. Sebaiknya ruangan toko yang akan menyimpan barang dagangan terbagi menjadi beberapa ruangan berikut sasarannya yang menunjang di dalam pengaturan barang dagangan. Sebaiknya di dalam pengaturan barang dagangan di dalam ruangan toko, adalah sebagai berikut:

  • mempunyai kamar administrasi,
  • mempunyai kamar/ruangan keamanan,
  • selain serasi atau harmonis juga mempunyai ventilasi,
  • mempunyai ruangan etalase yang cukup luas dan menarik. Tempatkanlah etalase, di mana setiap orang yang lewat bisa melihatnya. Etalase merupakan wajah dari toko, maka aturlah wajah sedemikian rupa supaya kelihatan menarik, supaya setiap orang yang lewat meliriknya dan akhirnya tertarik untuk masuk ke dalam toko, sebaiknya di ruangan toko, mempunyai ruang informasi, advis dan tempat penitipan barang-barang,
  • di ruangan toko, mempunyai ruang coba (fitting room),
  • di dalam ruangan toko, ada ruang tunggu yang menyenangkan pembeli,
  • di ruangan toko, ada kamar kecil (WC/Toilet/Rest room),
  • mempunyai ruang pamer yang merupakan tempat untuk menata atau memamerkan barang dagangan,
  • mempunyai ruang tempat penyimpanan barang (running stock),
  • pasanglah pengatur suhu udara (AC) dan diberikan pengharum ruangan serta Tape Recorder dengan lagu-lagu yang sesuai dengan situasi dan kondisi.

Bentuk-Bentuk Lay Out Rak yang berbentuk gang-gang (aisle) lurus dengan gang kembar. Keuntungannya:

  • Memaksimalkan area penjualan dengan mengurangi ruangan yang terbuang.
  • Mempermudah menangani kebersihan.
  • Mempermudah pengamanan.

Rak/fixtures/islandyang berbentuk bebas Misalnya berbentuk sirkuler, persegi delapan, atau meja panjang bujur telur, di mana lalu lintas pembeli bebas bergerak, sehingga lebih banyak barang yang terlihat oleh pembeli. Di samping itu, para calon pembeli menjadi lebih betah berlama-lama di toko. Kerugian-kerugiannya:

  • Karena banyaknya ruangan yang diperuntukkan bagi arus lalu lintas konsumen, ruang yang tersedia untuk barang dagangan menjadi berkurang.
  • Pemeliharaan kebersihan dan penanganan keamanan menjadi lebih sulit.

 

Penataan Dan Perlengkapan Display

Pengertian Penataan produk Penataan produk dikenal juga dengan istilah display. Penataan produk (display) adalah suatu cara penataan produk, terutama produk barang yang diterapkan oleh perusahaan tertentu dengan tujuan untuk menarik minat konsumen.

Peralatan  dan perlengkapan display sayuran: showcase, tray nampan,pisau, talenan, mesin Peralatan  dan perlengkapan display buah: showcase, bins, coolroom, label

Peralatan  dan perlengkapan display daging:showcase, frozen island,nampan, es serut, mangkuk, potongan jeruk nipis, wrapping, POP, label,nampan.

Peralatan  dan perlengkapan display dairy: rak,Frozen island, showcase, tag harga, wrapping, chiller, lampu, label.

Tata Letak Rak Produk Tata letak yang bagus akan membuat para pembeli merasa nyaman berbelanja, dan hal tesebut juga dapat menjadi alasan bagi mereka untuk selalu memilih toko anda dalam mencari barang yang mereka perlukan. Maka oleh karena itu, kecermatan dalam mengatur barang-barang yang diperdagangkan menjadi sebuah keharusan. Berikut disajikan tips dalam mendesain dan mengatur tata letak barang pada toko atau mini market yang biasanya menjual kebutuhan sehari-hari.

Pencahayaan dan Warna Ruangan Pengaturan cahaya lampu dalam ruangan yang tepat akan membuat pelanggan merasa nyaman. Dalam mencari barang, mereka merasa tidak akan terlalu silau atau pun terlalu remang. Untuk membantu pencahayaan yang bagus (sejuk di mata) maka warna putih pada tembok, lantai, dan atap plafon adalah pilihan yang tepat. Mengapa lebih cenderung menggunakan warna putih sebagai elemen pokok pada ruang toko / mini market? Ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh, antara lain dapat memberikan kesan bersih dan rapi terhadap kondisi ruangan, dapat menghemat listrik karena hanya perlu sedikit menyalakan lampu (warna putih bersifat memantulkan cahaya), dan barang/produk dagangan yang anda pajang di dinding akan mudah terlihat dengan jelas oleh pelanggan.

Penempatan Rak

Penempatan rak (gondola) menjadi bagian penting dalam membuat ruang toko yang nyaman. Secara umum, peletakan rak dengan posisi yang berjejer adalah yang terbaik. Selain terlihat rapi, para pembeli juga mudah berlalu lintas, serta anda sebagai pemilik toko akan mudah mengawasi tingkah laku mereka. Rak-rak yang saling menyilang ataupun saling menutupi satu dengan lainnya hanya akan membuat semuanya tidak baik. Jika anda juga mempunyai rak yang berbentuk bundar, maka lebih baik ditempatkan sejajar dengan rak yang panjang tersebut dengan memberi jarak sekitar 1-1,5 meter untuk keindahan dan keefektifan rak tersebut.  Letakkan rak bundar tersebut lebih awal dari pintu masuk agar lebih tampak elegan. Jika toko anda juga terdapat rak-rak yang tinggi, maka sebaiknya posisinya menempel/berhimpitan dengan dinding agar ruangan tetap terkesan lega.

Klasifikasi Barang/Produk

Mengklasifikasikan barang atau produk yang dijual dalam mini market merupakan hal yang sudah umum. Produk kecantikan, produk makanan, barang mainan anak-anak, alat tulis kantor, sembako, dan sebagainya harus ditaruh sesuai dengan klasifikasi dan jenisnya. Tujuannya tentu membuat pelanggan lebih mudah mencari apa yang akan mereka beli. Barang-barang yang sering dibeli (seperti sabun mandi, pasta gigi, buku tulis, dsb) diletakkan pada bagian rak yang mudah dijangkau, sedangkan produk-produk yang jarang dibeli orang ditempatkan pada bagian yang agak tinggi. Barang-barang yang memiliki kesan rendah (seperti keset, lap pel, sikat WC, dsb) diletakkan pada bagian dasar rak. Jika toko anda juga menyediakan bahan-bahan sembako (misalnya bawang, telur, kacang, dsb), maka jauhkan posisinya dengan produk kecantikan (parfum, sabun, shampoo, dll) agar tidak kontra.

Jalur Lalu Lintas Pelanggan

Aturlah posisi lalu lintas para pelanggan anda. Tambahkan sekat atau berikan ruang antar rak agar para pelanggan mudah mencapai tempat yang mereka tuju. Perhatikan juga lalu lintas pelanggan yang masuk dan keluar di pintu toko. Jika sering terjadi tabrakan saat keluar masuk, maka anda harus mendesain ulang lebar pintu tersebut.

Lokasi Meja Kasir

Lokasi tempat pembayaran (kasir), biasanya terletak tidak jauh dari pintu keluar. Tujuannya untuk memberikan ruang lega di dalam ruang toko. Ada baiknya anda menambahkan rak mini di dekat kasir untuk memajang produk-produk assesoris, seperti gantungan kunci, hiasan kalung imitasi, jepet rambut, dan pernak-pernik lainnya. Hal tersebut bertujuan agar menghilangkan rasa jemu ketika pelanggan anda sedang mengantri di meja kasir. Jadi sambil menunggu giliran, mata mereka akan dihibur oleh produk-produk mini tersebut, syukur-syukur mereka akan tertarik untuk membelinya. Nah, jika ruang toko anda masih terkesan sempit, maka anda bisa pajang cermin besar pada dinding-dinding di ruangan toko anda.

Teknik Pemajangan

Jenis-jenis rak minimarket beserta fungsinya telah dibahas pada artikel sebelumnya. Sekarang kita akan membahas macam-macam teknik display barang berdasakan

penempatan barangnya, antara lain:

  • Floor display

Pemajangan barang dagangan yang disusun langsung di lantai tanpa menggunakan rak apapun. Floor diplay sering kita lihat pada hypermarket, karena disana memiliki area yang luas, sehingga display barang di lantai tidak mengganggu arus barang/konsumen. Selain itu perlu diperhatikan : a) diberi alas palet agar produk paling bawah tidak rusak saat proses pembersihan lantai; b) ukuran susunan P x L x T barang yang disusun tidak lebih dari satu meter3 ; c) barang yang disusun adalah produk yang sama; d) ditempatkan di lokasi yang strategis sehingga mudah dilihat dan tidak mengganggu arus barang / konsumen; e) Menambahkan Point of Purcase yang menarik.

  • Vertical Display

Pemajangan barang dagangan secara vertikal ke atas. Jenis display ini dapat dilakukan dengan rak gondola wall/island. Aturan display ini adalah: a) barang yang disusun merupakan satu produk yang sama dengan ukuran kemasan berbeda; b) produk dengan ukuran kemasan besar diletakkan di rak selving paling bawah, dan rak selving diatasnya dengan ukuran kemasan lebih kecil; c) perhatikan komposisi warna kemasan (letakkan produk dengan hadap yang sama)

  • Wall Display

Penataan produk di rak dengan posisi menempel di dinding. Biasanya digunakan untuk produk fashion / aksesoris. Rak yang digunakan adalah Slat wall rack.

  • Impulse Buying Display

Display ini semacam “pameran” barang di tempat strategis, sering dilalui konsumen dan mudah terlihat, sehingga konsumen tertarik untuk membeli. Display ini biasanya diletakkan di rak end gondola atau juga rak display dekat kasir.

  • Merchandise Mix Display

Pemajangan produk dengan memanfaatkan hubungan komplementer, yaitu memajang secara berdekatan antara barang yang biasanya digunakan bersama. Misalnya spagety degan saos; kopi dengan gula; minuman dengan cemilan. Sehingga konsumen akan tertarik untuk membelinya sekaligus.

  • Cut Cases Display

Pemajangan barang dengan menumpuk tanpa mengeluarkan produk dari kemasan karton, tetapi hanya memotong setengah kemasan kartonnya sehingga produk dapat terlihat walau disusun menumpuk. Display ini biasanya digunakan untuk minuman / makanan dalam botol dan kaleng.

  • Jumble Display

Display ini dikenal juga dengan display promo. Produk dengan berbagai macam merk dan jenis ditempatkan pada rak promo, serta diletakkan di lokasi terbuka. Konsumen bebas mengaduk-aduk barang untuk memilih.

Sumber = http://www.sentrarak.com/jenis-teknik-display-barang-di-toko-minimarket/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.000webhost.com