SOP Komunikasi Perusahaan Bab IV

SOP KOMUNIKASI DI PERUSAHAAN

SOP(Standart Operating Procedur) adalah prosedur perusahaan untuk melakukan konfirmasi keputusan kepada calon pelanggan. Berikut langkah” SOP perusahaan untuk melakukan konfirmasi keputusan calon pelanggan:

  1. Sapa sapa calong pelanggan dengan menggunakan bahasa yang baik
  2. Butuh perusahaan harus bisa menebak apa yang dibutuhkan calon pelanggan
  3. Demo setiap produk, barang atau jasa sebaiknya memperlihatkan produk yang baik dan memperagakannya
  4. Tutup penjual harus mengetahui seberapa besar tingkat kemantapan calon pelanggan untuk membeli produk karena itu penjual harus mampu memotivasi calon pelanggan tersebut ke arah transaksi.
  5. Tanya konfirmasi dilakukan kembali untuk mempertegas jadi atau tidaknya calon pelanggan melakukan pembelian

PENGERTIAN DIKONFIRMASI

Istilah konfirmasi bila ditinjau dari segi Etimologi (bahasa) berasal dari bahasa inggris confirm atau conconfirmation yang  berarti menguatkan, penguatan atau pengesahan. Sedangkan konfirmasi dari segi istilah diantaranya yaitu konfirmasi akan memperteguh hubungan interpersonal, sedangkan diskonfirmasi selanjutnya dihubungkan dengan kegiatan bisnis yang diantaranya untuk meminta kepastian terhadap calon pelanggan apakah diteruskan ketahap sepakatan atau tidak, maka pengertian konfirmasi keputusan pelanggan  berarti upaya yang diperlukan pengusaha untuk menguatkan dan memastikan keputusan pembelian atau pembatalan pembelian dari calon pelanggan. Konfirmasi juga untuk memperteguh hubungan interpersonal antara pengusaha dan calon pelanggan. Dalam mengonfirmasi keputusan pelanggan diperlukan suatu komunikasi bisnis yang efektif. Untuk itu penjual harus memahami serta menguasai ilmu tentang komunikasi,

  1. Konifrmasi konfirmasi merupakan upaya yang dilakukan oleh pengusahan untuk menguatkan dan memastikan mengenai keputusan pembelian atau pembatalan dari calon pelanggan. Jenis konfirmasi dibedakan menjadi lima yaitu:
  • Direct acknowledgement merupakan jenis konfimasi dengan pengakuan langsung dari calon pelanggan yang direrima oleh penjuan saat negosiasi
  • Positive feeling merupakan konfirmasi dengan pengungkapan perasaan positif disampaikan calon pelanggan terhadap penjual pada saat negosiasi
  • Clarifying response merupakan konfirmasi dengan respon dari calonpelanggan meminta keterangan lebih lanjut dari penjual mengenai produk yang ditawarkan
  • Agreeing response merupakan konfirmasi dengan respons dimana calon pembeli memperteguh kesetujuannya terhadap produk yang ditawarkan
  • Supportive response merupakan konfirmasi dengan respons calon pembeli mengungkapkan pengerian,dukungan atau memperkuat penjualan.
  1. Diskonfirmasi

diskonfirmasi adalah kebalikan dari konfirmasi , yaitu pemutusan atau penggagalan  hubungan. Adapun jenis-jenis diskonfirmasi adalah sebagai berikut.

  • Tangential response, yaitu diskonfimasi dengan respons sekilas.
  • Impersonal response, yaitu diskonfirmasi dengan respon memberikan komentar menggunakan kata ganti orang ketiga
  • Impervious response, yaitu diskonfirmasi dengan respon kosong, tidak menghiraukan penjual
  • Irrelevant response, yaitu diskonfirmasi dengan respon tidak relevan dari calon pembeli.
  • Interrupting response, yaitu diskonfirmasi denfan respons interupsi atau calon pembeli memotong pembicaraan sebelum penjual selesai berbicara
  • Incoherent response, yaitu diskonfirmasi dengan respon calon pembeli berbicara dengan kalimat” yang kacau dan seenaknya.
  • incongruous response, yaitu diskonfirmasi dengan respon yang disampaikan calon pembeli antara perkataan dan pesan nonverbal bertentangan

Sumber = https://arekindo.blogspot.co.id/2014/06/pengertian-konfirmasi-dan-diskonfirmasi.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.000webhost.com